Beranda

Sabtu, 15 April 2023

Jurnal Refleksi Dwimingguan ~ Kesembilan

Bismillahirahmanirrahim



Salam dan bahagia..

Pembaca yang budiman.. kembali lagi bertemu dengan Jurnal Refleksi Dwimingguan Program Guru Penggerak Angkatan 7 saya dan ini merupakan Jurnal Dwiminggua kesembilan. Jurnal Refleksi Dwimingguan merupakan salah satu tugas yang harus dibuat oleh calon guru penggerak pada pendidikan guru penggerak yang berisi tulisan tentang refleksi diri setelah mengikuti kegiatan selama 2 minggu. Jurnal Refleksi Dwimingguan ini masih akan merefleksikan seluruh rangkaian kegiatan kami selama dua minggu dalam mempelajari modul dalam LMS. Jurnal refleksi ini dibuat dengan model refleksi 4F (Fact, Feeling, Findings, Future) yang dikembangkan oleh Dr. Roger Greenaway.

Pada jurnal refleksi dwiminggu kesembilan ini, kami mempelajari modul 3.1, yaitu tentang Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-Nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin. Sebagai seorang pemimpin pembelajaran tentu kita sering dihadapkan pada permasalahan yang membutuhkan penyelesaian yang tepat. Ketepatan penyelesaian permasalahan tidak bisa dipungkiri berasal dari pengambilan keputusan yang sesuai dengan situasi dan kondisi permasalahan. Dengan kesesuaian pengambilan keputusan hingga menghasilkan solusi yang tepat terhadap suatu permasalahan, menjadikan kita sebagai pemimpin pembelajaran yang tangguh dan selalu menjaga suasana di sekitar kita menjadi kondusif.

Berdasarkan modul 3.1 ini, seorang calon guru penggerak diberikan materi tentang pengambilan keputusan yang berbasis nilai-nilai kebajikan. Pengambilan keputusan ini memuat 4 paradigma, 3 prinsip dan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan. Dengan mempelajari ini, diharapkan calon guru penggerak bisa mengambil keputusan-keputusan yang secara langsung atau tidak, menentukan arah dan tujuan suatu institusi atau lembaga serta menunjukkan nilai-nilai atau integritas dari institusinya, yang pada akhirnya berpengaruh kepada mutu pendidikan yang didapatkan murid-muridnya. 

Modul 3.1 memiliki capaian pembelajaran khusus, yaitu peserta diharapkan menjadi guru penggerak yang mampu:

·  CGP dapat menjelaskan  pentingnya konsep pengambilan keputusan berbasis nilai-nilai kebajikan sebagai seorang pemimpin dalam sekolah sebagai institusi moral.

·  CGP dapat menjelaskan pentingnya  pengambilan keputusan seorang pemimpin yang berdasarkan 3 unsur yaitu berpihak pada murid, bertanggung jawab, serta berdasarkan nilai-nilai kebajikan universal.

·   CGP bersikap reflektif, kritis, dan terbuka dalam menganalisis nilai-nilai kebajikan yang terkandung dalam sebuah pengambilan keputusan dilema etika.

Sementara itu dalam modul ini membahas materi sebagai berikut:

1.    Sekolah sebagai Institusi Moral

2.    Bujukan Moral dan Dilema Etika

3.    Prinsip Pengambilan Keputusan

4.    Pengambilan dan Pengujian Keputusan

 

 

Facts (Peristiwa)

 

Senin, 3 April 2023

 Pada hari Senin, 3 April 2023 merupakan hari pertama dalam Eksplorasi Konsep Forum Diskusi. Semua materi disampaikan pada kolom ini dan ditambah dengan berbagai tugas pemantik untuk memperdalam pemahaman kami. Beberapa tugas harus kami diskusikan dengan peserta lainnya guna mendapatkan persepsi lain terhadap pendalaman materi-materi tersebut.

 

Rabu, 5 April 2023

Pada hari ini merupakan jadwal ruang kolaborasi yang pertama dengan dipandu oleh fasilitator kami, yaitu Bapak Jarot Suseno. Dalam ruang kolaborasi ini kami diberi tugas untuk menganalisis sebuah kasus, di mana kasus tersebut merupakan pilihan dan kesepakatan kelompok. Analisis yang harus kami lakukan adalah sebagai berikut:

·       Paradigma apa yang digunakan dalam studi kasus pilihan?

·       Prinsip mana yang mendasari pilihan pengambilan keputusan yang diambil?

·       Tahapan pengambilan dan pengujian terhadap studi kasus pilihan, apakah telah tepat, atau belum? Mengapa? Masihkah ada pertanyaan-pertanyaan lanjutan dalam benak, apakah pilihan pengambilan keputusan ini telah tepat?

 Berikut adalah pembagian kelompoknya:

 



 Kamis, 6 April 2023

Pada hari Kamis, 6 April 2023 adalah jadwal bagi saya untuk diadakannya Pendampingan Individu 4. Kegiatan pada pendampingan individu kali ini merupakan Aksi Nyata dari Modul 2.2, yakni mendemonstrasikan pembelajaran sosial dan emosional di hadapan Pengajar Praktik, dalam hal ini Pengajar Praktik saya adalah Ibu Sri Lestariyani. Saat itu saya praktik dengan kelas 4 dengan tema kepahlawanan. Kelas saya begi berdasarkan profil belajarnya, yaitu audiotori, kinestetis dan beberapa murid yang memilik pemahaman kurang. Dengan pembagian tersebut tentu saya menerapkan diferensiasi konten serta diferensiasi produk. Berikut adalah dokumentasinya:

 




      

 Senin, 10 April 2023

Pada hari tersebut saya melakukan kegiatan wawancara dengan Kepala SDN Kartoharjo 2, Ibu Frestia Fatikhatil Kharo, S.Pd. Wawancara ini merupakan rangkaian kegiatan dalam mengerjakan tugas 3.1.a.6 Demonstrasi Kontekstual. Pada demonstrasi kontekstual modul 3.1 ini calon guru penggerak diberikan tugas untuk melakukan wawancara dengan pimpinan/kepala sekolah tentang praktik pengambilan keputusan selama ini di sekolah asal, dan juga di tempat/lingkungan lain. Hasil wawancara ini akan dianalisis berdasarkan konsep-konsep yang telah dipelajari di modul 3.1 ini. Hasil analisis akan dijadikan sebuah refleksi atas praktik pengambilan keputusan dilema etika yang telah dijalankan di sekolah masing-masing. Berikut adalah dokumetasi dengan Ibu Frestia Fatikhatil Kharo, S.Pd.


Selasa, 11 April 2023

Selasa, 11 April 2023 ini saya mengikuti dua kegiatan, yakni melanjutkan wawancara dengan pimpinan sekolah di sekitar serta kegiatan yang kedua adalah ruang kolaborasi kedua. Pada kegiatan wawancara kedua, saya mewawancarai kepala SDN Kandangan 1, yaitu Ibu Arum Sulistyowati, S.Pd. Dokumentasi kegiatan wawancara tersebut adalah:

 


Sedangkan hasil pengerjaan tugas demonstrasi kontekstual tersebut bisa pembaca simak dalam tautan berikut: https://s.id/DK3_1

 

Pada hari ini juga merupakan jadwal untuk ruang kolaborasi kedua masih di bawah bimbingan Bapak Jarot Suseno. Kegiatan hari ini adalah presentasi hasil diskusi kelompok pada ruang kolaborasi pertama. Hasil diskusi kami dapat diakses melalui tautan https://s.id/RuKol3_1 dan berikut adalah dokumentasi kegiatan tersebut:

 

 

 Jumat, 14 April 2023

Jumat, 14 April 2023 kelas kami mengikuti jadwal Elaborasi Pemahaman. Pada kegiatan ini kami dibimbing oleh seorang instruktur yang luar biasa, yaitu Ibu Yuni Widiastuti dari Rumah MainStream. Berikut adalah dokumentasi dari kegiatan tersebut:

 

 

Sabtu, 15 April 2023

Pada hari ini adalah jadwal Lokakarya 4 yang diadakan di SMK PGRI 1 Ngawi. Pada kegiatan ini membahas modul 2.3, yaitu praktik coaching dan supervisi akademik. Bersama bimbingan 3 orang pengajar praktik, yaitu Ibu Sri Lestariyani, Ibu Sri Sumiati dan bapak Sutarno, kami diberi tugas untuk praktik coaching serta supervisi akademik sebagaimana yang telah kami praktikkan sebelumnya untuk memenuhi tugas pada madul 2.3. berikut adalah dokumentasinya:

 

 

Feels (Perasaan)

Perasaan yang saya alami dalam mempelajari modul ini sungguh luar biasa senang. Hal ini dikarenakan saya mendapatkan ilmu yang luar biasa berharga bagi pemimpin pembelajaran, yaitu pengambilan keputusan berbasis nilai-nilai kebajikan. Sebagai seorang pemimpin pembelajaran tentu kita sering dihadapkan pada permasalahan yang membutuhkan penyelesaian yang tepat. Sesuai dengan tujuan modul ini, yaitu sebagai pemimpin pembelajaran dan pengambilan keputusan hendaknya didasarkan 3 unsur yaitu berpihak pada murid, bertanggung jawab, serta berdasarkan nilai-nilai kebajikan universal. Saya merasa bangga karena dengan mempelajari ini, saya sangat berharap bisa mengambil keputusan-keputusan yang secara langsung atau tidak, menentukan arah dan tujuan suatu institusi atau lembaga serta menunjukkan nilai-nilai atau integritas dari institusi saya, yang pada akhirnya berpengaruh kepada mutu pendidikan yang didapatkan murid-murid.

 

Findings (Pembelajaran)

Dengan mempelajari modul 3.1 yaitu pengambilan keputusan yang berbasis nilai-nilai kebajikan kami berlatih untuk menjadi terampil dalam hal pengambilan keputusan ini memuat 4 paradigma, 3 prinsip dan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan. Dengan mempelajari ini, diharapkan kami bisa mengambil keputusan-keputusan yang secara langsung atau tidak, menentukan arah dan tujuan suatu institusi atau lembaga serta menunjukkan nilai-nilai atau integritas dari institusinya, yang pada akhirnya berpengaruh kepada mutu pendidikan yang didapatkan murid-muridnya. 

 

Future (Penerapan)

Setelah mempelajari modul 2.3 ke depannya saya akan untuk mempraktikkan proses pengambilan keputusan, paradigma, prinsip, dan pengujian keputusan di sekolah. Dengan hal tersebut tentu saya berharap bisa bersikap reflektif, kritis, dan terbuka dalam menganalisis nilai-nilai kebajikan yang terkandung dalam sebuah pengambilan keputusan dilema etika.

Sekian pemaparan saya dalam Jurnal Refleksi Dwimingguan kesembilan ini pada Pendidikan Calon Guru Penggerak Angkatan 7.

 

Salam dan bahagia ^_^

 

Ngawi, 15 April 2023

Tidak ada komentar:

Posting Komentar