Bismillahirahmanirahim
Hari Sabtu, 3 Desember 2022 sudah direncanakan untuk praktik SBdP KD 4.3 Meragakan Penggunaan Properti Tari Daerah di kelas saya. Murid-murid saya terlihat sangat antusias. Hal ini dikarenakan mereka bisa memilih kelompok tarinya sendiri, yang saya batasi dalam satu kelompok maksimal 4 anak. Pemilihan secara mandiri ini bisa membuat anak lebih leluasa dalam bekerjasama dan membangun kekompakan. Bisa jadi anggota satu kelompoknya dari teman yang rumahnya dekat (sewilayah), ataupun yang se-circle dalam keseharian. Selain itu, saya juga memberi kebebasan dalam memilih tarian daerahnya, sehingga murid bisa dengan mandiri memilih tarian yang dirasa cocok dengan kelompok mereka. Kemudian karena Kompetensi Dasarnya berbunyi tentang memeragakan penggunakan properti tari maka murid saya juga saya wajibkan memakai properti yang harus disesuaikan dengan tari masing-masing kelompok. Hal ini mendorong kemandirian murid-murid saya untuk menyesuaikan kemampuan menari dan properti yang bisa dijangkau oleh kelompok mereka. Dan pada saat memraktikkannya, bermacam-macam properti tari bisa mereka manfaatkan untuk menunjang penampilannya, seperti selendang, topeng, ikat kepala, kacamata hitam, kain yang dipakai dipinggang sampai menutup paha. Berikut berbagai properti yang digunakan oleh murid-murid saya:
Kegiatan tersebut sesuai dengan visi saya
di tugas 1.3.a.6. Demonstrasi Kontekstual, yaitu Mewujudkan Murid yang Unggul, Berwawasan Global dan Berkarakter dan prakarsa perubahan: mengembangkan pembelajaran yang
meningkatkan kemandirian murid. Dengan pemantik kebebasan yang bertanggung
jawab membuat murid-murid saya lebih mandiri daalam berkreasi. Demikian juga
ketika ada yang ingin meminta bantuan memasangkan propertinya (ikat kepala dan
kain), saya menyarankan untuk bekerjasama dengan teman satu kelompoknya untuk
saling bantu. Hal tersebut membuat mereka mandiri secara berkolaborasi.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar